Susah untuk istiqomah? Yuk simak tips anda triknya
Tips Anda Trik agar Istiqomah 🔊
Q.S Al ahqaf (46) : 13-14 atau Q.S Fushilat (41) :6
Sering kita mendengar kata istiqomah diucapkan oleh seorang muslim tapi terkadang istiqomah memang mudah diucapkan tetapi pada prakteknya istiqomah dalam beribadah adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Hal ini terkait dengan manusia yang dalam keimanan dan ketaqwaannya sering mengalami pasang surut dan akibat banyaknya godaan yang muncul dalam kehidupannya. Lalu,setelah kita mengetahui bahwa istiqomah itu sulit. Apakah kita akan tetap berdiam diri? Tentu tidak! Kita bisa memaksimalkan diri untuk istiqomah di JalanNya dengan cara berikut :
1. Meluruskan niat
Istiqamah di jalan Allah bermakna senantiasa mengikuti jalan lurus yang diridhai Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Kita selalu memohon jalan yang lurus itu, istiqamah itu, “Ihdinash shiraatal mustaqiim”. (Tunjukilah kami jalan yang lurus). Untuk itu, sebelum melangkah lebih jauh, kita harus meluruskan niat kita. Niat yang lurus, ikhlas dan jujur hanya mengharapkan ridha Allah. Sehingga kalau ada kendala-kendala teknis di lapangan, kita akan tetap beribadah dan berjuang. Sebab kita melaksanakan ibadah dan juang adalah karena Allah bukan karena materi atau manusia.
2. Memahami Syahadat
Syahadat adalah dasar dalam agama. Kalimat ini tidak sekedar diucapkan akan tetapi kalimat ini mengandung makna yang sangat mendalam dan perlu dipelajari lebih mendalam.
Allah menjelaskan dalam Al-Quran bahwa kalimat syahadat akan meneguhkan seorang muslim untuk kehidupan dunia dan akhirat jika benar-benar mengilmui dan mengamalkannya. Allah Ta’ala berfirman,
“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang lalim dan Allah memperbuat apa yang Dia kehendaki” (QS. Ibrahim: 27).
3. Berkumpul dan bersahabat dengan orang-orang sholeh
Sesungguhnya agama seseorang bergantung agama temannya. Jika agama temannya baik, maka baik pula agamanya. Berlaku pula sebaliknya. Karena itulah amat sangat penting berteman dan bersahabat dengan orang-orang saleh agar selalu istiqomah dalam berhijrah. Tinggalkan kegiatan kumpul-kumpul bersama teman-teman yang melanggar larangan Allah. Sebaliknya, hadirilah kajian Islam bersama sahabat yang sholeh.
Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” (QS. At-Taubah: 119).
4. Membaca dan mengamalkan Al-Qur'an
Membaca Alqur’an setiap hari secara rutin adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri pada Allah SWT dan membantu seorang muslim untuk lebih istiqomah beribadah di jalan Allah SWT. Alqur’an sendiri adalah kitab suci umat islam yang bisa meneguhkan hati seorang muslim sehingga ia tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang mampu merusak imannya. (QS. An Nahl: 102)
5. Sedikit, tapi Kontinyu
“Amal (kebaikan) yang paling dicintai Allah adalah yang kontinu meski sedikit.” (HR Muslim)
Amalan yang kontinyu dapat mencegah masuknya virus ”futur” (jenuh untuk beramal). Jika seseorang beramal sesekali namun banyak, kadang akan muncul rasa malas dan jenuh. Sebaliknya jika seseorang beramal sedikit namun kontinyu, maka rasa malas pun akan hilang dan rasa semangat untuk beramal akan selalu ada.
6. Meningkatkan kualitas ibadah
Setelah kita dapat beramal secara kontinyu, maka selanjutnya adalah tingkatkan level ibadah kita. Kita berlomba-lomba dalam kebaikan, Fastabiqul Khairat!
QS Ali Baqarah (2) :148
Semakin hari, semakin ditambah kualitas ibadah kita agar bisa tetap beristiqomah saat beribadah karena memang tugas kita sebagai hamba Allah SWT untuk terus menambah kualitas dalam beribadah.
6.Berdoa dan berzikir kepada Allah SWT
Allah adalah maha pembolak balik hati seseorang dan atas kuasaNya lah Allah menetapkan apakah Ia akan memberi seseorang hidayah ataukah menutup hati seseorang. Oleh sebab itu kita dianjurkan untuk senantiasa berzikir dan berdoa kepada Allah agar tetap istiqomah di jalan yang benar. Adapun doa yang bisa dipanjatkan agar diberi kekuatan untuk beristiqomah adalah sebagai berikut
امقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” [HR.Tirmidzi 3522]
Q.S Al ahqaf (46) : 13-14 atau Q.S Fushilat (41) :6
Sering kita mendengar kata istiqomah diucapkan oleh seorang muslim tapi terkadang istiqomah memang mudah diucapkan tetapi pada prakteknya istiqomah dalam beribadah adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Hal ini terkait dengan manusia yang dalam keimanan dan ketaqwaannya sering mengalami pasang surut dan akibat banyaknya godaan yang muncul dalam kehidupannya. Lalu,setelah kita mengetahui bahwa istiqomah itu sulit. Apakah kita akan tetap berdiam diri? Tentu tidak! Kita bisa memaksimalkan diri untuk istiqomah di JalanNya dengan cara berikut :
1. Meluruskan niat
Istiqamah di jalan Allah bermakna senantiasa mengikuti jalan lurus yang diridhai Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Kita selalu memohon jalan yang lurus itu, istiqamah itu, “Ihdinash shiraatal mustaqiim”. (Tunjukilah kami jalan yang lurus). Untuk itu, sebelum melangkah lebih jauh, kita harus meluruskan niat kita. Niat yang lurus, ikhlas dan jujur hanya mengharapkan ridha Allah. Sehingga kalau ada kendala-kendala teknis di lapangan, kita akan tetap beribadah dan berjuang. Sebab kita melaksanakan ibadah dan juang adalah karena Allah bukan karena materi atau manusia.
2. Memahami Syahadat
Syahadat adalah dasar dalam agama. Kalimat ini tidak sekedar diucapkan akan tetapi kalimat ini mengandung makna yang sangat mendalam dan perlu dipelajari lebih mendalam.
Allah menjelaskan dalam Al-Quran bahwa kalimat syahadat akan meneguhkan seorang muslim untuk kehidupan dunia dan akhirat jika benar-benar mengilmui dan mengamalkannya. Allah Ta’ala berfirman,
“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang lalim dan Allah memperbuat apa yang Dia kehendaki” (QS. Ibrahim: 27).
3. Berkumpul dan bersahabat dengan orang-orang sholeh
Sesungguhnya agama seseorang bergantung agama temannya. Jika agama temannya baik, maka baik pula agamanya. Berlaku pula sebaliknya. Karena itulah amat sangat penting berteman dan bersahabat dengan orang-orang saleh agar selalu istiqomah dalam berhijrah. Tinggalkan kegiatan kumpul-kumpul bersama teman-teman yang melanggar larangan Allah. Sebaliknya, hadirilah kajian Islam bersama sahabat yang sholeh.
Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” (QS. At-Taubah: 119).
4. Membaca dan mengamalkan Al-Qur'an
Membaca Alqur’an setiap hari secara rutin adalah salah satu cara untuk mendekatkan diri pada Allah SWT dan membantu seorang muslim untuk lebih istiqomah beribadah di jalan Allah SWT. Alqur’an sendiri adalah kitab suci umat islam yang bisa meneguhkan hati seorang muslim sehingga ia tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang mampu merusak imannya. (QS. An Nahl: 102)
5. Sedikit, tapi Kontinyu
“Amal (kebaikan) yang paling dicintai Allah adalah yang kontinu meski sedikit.” (HR Muslim)
Amalan yang kontinyu dapat mencegah masuknya virus ”futur” (jenuh untuk beramal). Jika seseorang beramal sesekali namun banyak, kadang akan muncul rasa malas dan jenuh. Sebaliknya jika seseorang beramal sedikit namun kontinyu, maka rasa malas pun akan hilang dan rasa semangat untuk beramal akan selalu ada.
6. Meningkatkan kualitas ibadah
Setelah kita dapat beramal secara kontinyu, maka selanjutnya adalah tingkatkan level ibadah kita. Kita berlomba-lomba dalam kebaikan, Fastabiqul Khairat!
QS Ali Baqarah (2) :148
Semakin hari, semakin ditambah kualitas ibadah kita agar bisa tetap beristiqomah saat beribadah karena memang tugas kita sebagai hamba Allah SWT untuk terus menambah kualitas dalam beribadah.
6.Berdoa dan berzikir kepada Allah SWT
Allah adalah maha pembolak balik hati seseorang dan atas kuasaNya lah Allah menetapkan apakah Ia akan memberi seseorang hidayah ataukah menutup hati seseorang. Oleh sebab itu kita dianjurkan untuk senantiasa berzikir dan berdoa kepada Allah agar tetap istiqomah di jalan yang benar. Adapun doa yang bisa dipanjatkan agar diberi kekuatan untuk beristiqomah adalah sebagai berikut
امقلب القلوب ثبت قلبي على دينك
Artinya: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hati kami di atas agama-Mu.” [HR.Tirmidzi 3522]
Komentar
Posting Komentar